Pengalaman Tes CPNS KEMENKUMHAM [TIPS lulus Murni]

Wednesday, June 14, 2017

Sudah banyak kabar beredar kalau Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia akan membuka lowongan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) Tahun ini. Saya pun sudah tahu itu cuma nggak berani memastikan apakah itu benar, karena pengumuman resminya memang belum ada. Namun info terakhir yang valid adalah bahwa BKN Sudah menyetujui permintaan penambahan pegawai dari Kemenkumham karena memang SDM sangat kurang terutama di Lembaga Pemasyarakatan yang Kebanyakan jumlah penghuni warga binaannya overload  melebihi kapasitas dan petugas.

Nah sambil menunggu pengumuman resminya, saya mau sharing pengalaman saya ketika  mengikuti tes cari jodoh  CPNS Kemenkumham tahun 2012 di provinsi Jambi, yang berarti sudah hampir 5 tahun lalu. Jadi nanti pasti nggak sama ya dengan situasi, syarat dan ketentuan penerimaan CPNS tahun ini. Cuma siapa tahu pengalaman saya bisa jadi refrensi *cielaah*

Dulu tahun 2012 pendaftarannya melalui situs online cpns.kemenumham.go.id kalau kamu klik sekarang situsnya sudah nggak aktif dan kabarnya nanti penerimaan CPNS melalui website BKN bukan lagi website kemenkumham. Jika nanti sudah ada info resmi saya akan update disini ya. 

Cara daftar onlinenya gampang kayak kita daftar akun facebook atau akun online lainnya dimana kita perlu masukin data pribadi seperti nama lengkap, nomor ktp, tempat tanggal lahir, riwayat pendidikan, nama ayah, nama ibu, nama mantan :p . Pokoknya kalau kamu sudah biasa mengoperasikan komputer dan internet ini bukan hal sulit. Kalau kamu kesulitan bisa minta bantuan operator warnet ya, intinya selalu ada jalan kalau ada kemauan ye kaaan.


Selanjutnya menyiapkan berkas administrasi sesuai syarat dan ketentuan yang ditetapkan. Jadi ingat baca baik-baik syarat dan ketentuannya. Contohnya ada batas umur minimal dan maksimal untuk pendaftar, ada ketentuan minimal nilai rata-rata ijazah terakhir , tidak bertatto, tidak terlibat narkoba, tidak pernah terlibat dalam kasus kriminal (dibuktikan dengan skck), dan persyaratan administratif lainnya seperti akta lahir, ijazah setiap jenjang pendidikan (fyi, tahun 2012 dibuka untuk minimal tamatan SMA seperti saya dan juga tamatan S1 untuk jurusan bahasa inggris dan hukum, nggak tahu yaa kalau nanti), SKCK, Kartu Kuning, KTP, dan diutamakan jika ada sertifikat kursus komputer. Syukurlah sekolah saya waktu di SMA 5 kota Jambi ketika lulus diberikan sertifikat tanda lulus pengoperasian software microsoft (office, word, excel, dll) Jadi saya nggak perlu ikut kursus di luar lagi. Kurang lebih  itu syarat administrasinya, hampir sama seperti yang diperlukan perusahaan dan instansi lainnya saat membuka lowongan kerja.

Seleksi tes CPNS Kemenkumham tahun 2012 waktu itu menggunakan sistem gugur di setiap tahap. Jadi kalau gugur di tahap awal ya nggak bisa ikut tes tahapan selanjutnya. Saya ada tips agar lulus tes administrasi yang sebenarnya gampang tapi tetap aja yang gugur bisa ratusan bahkan ribuan orang saat tes dibuka. Ini dia :

1.  Pastikan nilai ijazah kamu mencapai kriteria yang diinginkan. Misal syaratnya nilai rata-rata ijazah 7,0 jadi check lagi nilai rata-rata ijazah kamu ya kalau dibawah 7,0  misalnya 6,9 ya bisa gagal juga. Untuk lulusan S1 biasanya juga ada standar minimum IPK.

2.    Pastikan bahan-bahannya lengkap. Contoh nih kalau kamu sudah ada ktp, akta lahir, ijazah, SKCK, tapi nggak ada Kartu Kuning (disebut jugaKartu pencari kerja ) ya bisa-bisa nggak lolos juga.
3.     Pastikan ada yang aslinya. Jadi jangan coba coba memanipulasi berkas mentang-mentang diawal hanya diminta fotocopynya karena ketika kamu lulus akan ada verifikasi berkas dimana kamu diminta membawa berkas-berkas aslinya untuk dicocokan. Biasanya kita datang ke kantor wilayah kemenkumham daerah masing-masing. Ada juga nih contoh kasus senior yang ikut tes bareng saya dia itu anak rantau dari medan tapi punya KTP Jambi, saat dia lulus tes adm dan untuk verifikasi dia nggak bisa menunjukkan yang asli karena ijazah aslinya ada di medan, dan sudah nggak ada waktu lagi untuk dikirim ke Jambi. Cuma gara-gara itu lho dia nggak bisa ikut ke tahap selanjutnya L
4.     Teliti dan check berulang saat akan berkas akan dikirim. Tahun 2012 berkas-berkas tersebut dikirimkan via pos. Nah tahapan ini kharus benar-benar teliti. Misal perempuan dan laki-laki mapnya beda warna, pakai amplop warna coklat, alamat ditulis di pojok kanan (atau kiri ya, lupa. Hehe). Susunan berkas di dalam map pun harus berurutan sesuai syarat yang ditullis. Misal kalau di pengumumannya nanti syarat yang dibutuhkan seperti ini. (INI CUMA CONTOH YAAAA)
a.      Surat permohonan  ditujukan kepada Mentri Hukum dan HAM
b.     Ijazah SD
c.      Ijazah SMP
d.     Ijazah SMA
e.      Ijazah S1
f.       Fotokopi KTP
g.     Fotokopi Akta lahir
h.     Fotokopi SKCK
i.       Fotokopi Kartu Kuning
j.       Surat keterangan berbadan sehat
k.     Surat keterangan tidak buta warna
l.       Daftar Riwayat Hidup
Nah, di dalam map nanti kamu harus susun berkasnya secara berurutan. Jadi letak surat permohonan ada di paling atas, dan Daftar Riwayat Hidup ada di paling bawah.
Kenapa? Karena memudahkan petugas penyeleksinya. Biasanya mereka akan verifikasi sesuai urutan. Misal kalau nilai ijazah nggak mencukupi ketentuan, berkas bisa langsung dipisahkan nggak perlu repot-repot ngecheck berkas selanjutnya.
Jadi kalau kamu pernah ikut tes CPNS dan gagal di tahap administrasi awal padahal kamu merasa bahan-bahannya sudah lengkap mungkin ada beberapa dari poin di atas yang nggak kamu ikuti. Saya tahu ini darimana? Dari pengalaman orang yang berpengalaman hehe (no mention).

Oke kalau kamu sudah lulus tahap administrasi dan verifikasi berkas, kamu akan lanjut tes Kesemaptaan, semacam tes fisik dan kesehatan. Jaman saya tahun 2012 ada 1000 lebih peserta yang masuk ke tahap ini. Saya diharuskan memakai pakaian dan sepatu olahraga. Oh ya waktu itu saya Cuma pakai baju olahraga jaman SMA dan pakai sepatu kets buat kuliah, bukan sepatu olahraga yang buat lari gitu hahaha. Jangan dicontoh ya kalau kamu ada sepatu olahraga itu lebih bagus.

 Seingat saya kami awalnya di check tinggi badan, berat badan, tensi darah, tes buta warna lagi (padahal saat tes administrasi sudah dilampirkan surat keterangan tidak buta warna), dan yang paling keki bagi saya waktu itu check untuk membuktikan bahwa peserta tidak bertatto. Kenapa saya keki? Karena mesti buka baju luar dalam ._.” , tenang yaa yang periksa wanita ya petugas wanita juga, dan sebaliknya. Karena peserta banyak kalau perempuan sekali periksa dalam ruangan tertutup itu dua peserta. Walau sama-sama perempuan agak gimana gitu yaa, hihi. Nah cerita teman cowok saya yang juga ikutan , mereka malah rame-rame dalam satu ruangan. Saya ngakak ngebayangin gimana mungkin mereka sempet lihat-lihatan, mhuahaha. *oke, jangan gagal fokus*. Tapi tenang aja karena check tattonya cuma sebentar, nggak sampai semenit yang penting nggak ada tatto, beres dah.

Setelah ada perasaan dingin dingin sejuk *eh , saya dan beberapa puluh orang lainnya diajak pemanasan sama petugas penyeleksi karena selanjutnya kami tes lari 1200 meter untuk perempuan dan 1600 meter untuk laki-laki dalam waktu 12 menit. Tesnya based on gender deh waktu itu karena memang beda ya kemampuan perempuan dan laki-laki.

 Lapangan yang digunakan adalah lapangan korem di sungai kambang, kota Jambi. Lapangannya kecil, satu putaran hanya 300 meter. Jadi untuk mencapai target kita butuh  minimal empat putaran, lebih malah bagus. Hasilnya saya rata-rata peserta cewek sih dapat lima putaran lebih itupun sudah semaput rasanya bagi saya yang nggak biasa olahraga. Untungnya setiap tes dari lari ke sit up misalnya kami diberi waktu untuk istirahat 5-10 menit dan dikasih minum pula. Jadi sedikit banyak bisa ngumpulin energi lagi. Saya pernah ikut tes lainnya waktu SMA dan saat tes fisik nggak ada jeda dari lari ke sit up, push up, shuttle run, dan itu bikin saya kayak ikan dalam kolam nggak ada airnya, megap-megap.

Untuk sit up untungnya saya sudah biasa melakukannya dengan alasan pengen perut rata, hihi. Jadi skor saya waktu itu lumayan banget lah. Kalau push up ini yang saya nggak biasa dan saat tes itu juga saya baru tahu kalau push up cewek dan cowok itu beda, wkwk dodol banget lah. Kalian jangan sampai begitu ya, kalau memang belum tahu ya googling lah supaya nggak malu-maluin kayak saya.

Setelah push up ada lari angka 8, lari mengelilingi dua tiang membentuk angka 8 secepat yang kita bisa. Lagi-lagi saya standar peserta cewek, kalau nggak salah dapat 1 menit berapa detik gitu, lupa. Nah itu aja sih tahap tes kesemaptaannya, pulang-pulang saya minta mampir ke tempat makan dengan ayah saya. Yah aji mumpunglah setelah beliau lihat anaknya ini ngos-ngosan. Buat kamu yang biasa olahraga ini lebih ringan dibanding tes akpol, atau akmil. Tapi bagi saya yang bisanya Cuma olahraga monopoli, tes fisiknya menguras tenaga banget deh.

Kurang lebih sebulan kemudian, ternyata saya dinyatakan lulus tes kesemaptaan. Dari 1000 lebih peserta sebelumnya ada ratusan yang gugur sehingga kurang lebih sekitar 690 peserta yang masuk ke tahap selanjutnya, tes tertulis.

Tes tertulis waktu ada sekitar 200 soal dalam bentuk pilihan ganda yang harus dikerjakan dalam kurun waktu 150 menit. Kategorinya ada tes psikologi, bahasa inggris, bahasa indonesia, matematika, pengetahuan umum dan sejarah. Untuk bahasa inggris dan bahasa Indonesia model soalnya kebanyakan berbentuk teks, mirip soal Ujian Nasional lah jadi banyak-banyak latihan soal aja. Tips dari saya adalah : baca dulu pertanyaannya baru kemudian teksnya. Karena teks yang panjang itu biasanya yang ditanya cuma nama tokohnya, atau tahun peristiwa kejadian, kalau kita baca teksnya dulu, itu sangat memakan waktu.

Kalau soal matematikanya kebetulan saya waktu itu kuliah di jurusan pendidikan Matematika Semester tiga (setelah lulus tes cpns saya nggak lanjutin). Dibandingkan soal-soal ujian semester saya saat kuliah, soal-soal CPNS ini jauh lebih mudah. Bukannya sombong, tapi yang pernah kuliah di jurusan matematika pasti paham deh rumitnya ngerjain aljabar, kalkulus, trigonometri. Nah kalau soal CPNS ini setara dengan soal-soal kelas XII SMA. Ada deret, aljabar tapi yang subtitusi aja, peluang, dll. Pokoknya lagi-lagi modal soalnya mirip Ujian Nasional SMA.

Untuk soal tes psikologi nah ini saya nggak punya tips khusus, karena saya jawab sejujurnya aja. Model pertanyaannya mencerminkan perilaku dalam keseharian kita dan bagaimana kita di lingkungan kerja nanti.

Contoh :
 Jika waktu jam istirahat kerja, apakah yang akan anda lakukan?a.      Melanjutkan pekerjaan yang belum selesai
b.     Membantu pekerjaan teman yang belum selesai
c.      Pergi keluar untuk makan siang
d.     ....(lupa)
Nah idealnya kalian jawab apa? Kalau mau dinilai rajin banget bisa pilih yang A, tapi sebenarnya itu salah. Pilihlah yang C. Karena tes seperti ini menilai kita untuk realistis bukan peres atau carmuk, hihi. Kalau jam istirahat ya istirahat lah, nggak perlu sok melanjutkan pekerjaan (kecuali kalau ada deadline, hihi).

Pokoknya gambaran tes psikologinya begitu deh, tinggal jawab jujur aja.

Berikutnya soal sejarah, untuk yang satu ini saya pun lemah. Dari jaman sekolah saya nggak suka sejarah karena saya orangnya nggak suka mengenang masa lalu gitu :P.

Tapi entah memang rejeki saya atau gimana, jadi dulu sehari sebelum tes saya googling aja contoh-contoh soal tes cpns kemenkumham. Ada banyak referensi dari tahun-tahun sebelumnya, saya nggak tahu itu resmi atau nggak tapi saya download aja, saya baca-baca. Contoh-contoh soalnya lengkap dengan jawabannya jadi saya nggak perlu repot-repot lagi.

Alhamdulillahnya ada banyak soal yang mirip dan persis ketika saya tes. Misalnya tentang sejarah kemerdekaan, bendera pusaka, tentang pahlawan nasional, jadi saat tes saya kaget dan senyum-senyum lah ini kok mirip banget dengan contoh soal yang saya baca. Meski nggak semua soal sama, tapi lumayan membantu.

Dari 200 soal ada juga kok sekitar 30an soal yang saya jawab random aja karena benar-benar nggak tahu. Oh ya kalian baca dulu ya di lembar soal atau jawabannya jika nggak ada ketentuan bahwa menjawab salah, skor akan dikurangi, ya isi aja semuanya walau ada yang ngasal siapa tahu keberuntungan berpihak dan yang kita isi ngasal ternyata benar, hahaha. Tapi sebaliknya kalau ada ketentuan menjawab salah maka skor akan dikurangi, lebih baik menjawab soal-soal yang kamu yakin benar saja.

Tips lainnya, bawa peralatan tulis yang lengkap. Pensil harus lebih dari satu, karena nggak ada waktu untuk pinjam ke teman sebelah. Bayangin soal ada 200, waktu 150 menit, berarti untuk setiap soal kita harus menjawab kurang dari satu menit padahal kita butuh waktu untuk menulis data nama, membaca soal dan berpikir (kalau matematika butuh dihitung-hitung malah). Terus jangan lupa sarapan, mikir itu butuh tenaga bro. Tapi jangan sarapan kebanyakan atau yang pedas-pedas nanti ditengah-tengah ujian malah mules, hihi. Bawa tisu untuk lap keringat kalau grogi atau tempat ujiannya panas. Pastikan ngebuletin lembar jawabannya rapih, hitam. Pastikan lembar jawaban jangan terlipat, jangan robek, jangan kotor.

Nah pas mau ninggalin tempat ujian, taruh lembar jawaban di bawah lembaran soal. Karena dulu saya tesnya di tempat terbuka (stadion).  Supaya lembar jawaban nggak terbang dan terinjak, saya taruh dibawah lembaran soal.

Selebihnya tinggal berdo’a deh.

Jaman saya tahun 2012 beberapa minggu setelah tes, nilai bisa dilihat di situs Menpan dengan cara memasukkan nomor peserta tes. Hanya saja nilai yang bisa dilihat adalah nilai sendiri bukan nilai keseluruhan peserta. Tapi nggak habis akal, saya masukkin aja semua nomor tes peserta (ada di daftar kelulusan sebelumnya) berulang sebanyak kurang lebih 690 kali. Iyaaa segitu niatnya, dan saya list sendiri daftar nilainya.

Dari list itu saya masuk 10 besar nilai tertinggi.

Oh ya, just for your information : waktu itu untuk formasi lulusan SMA sederajat, petugas penjagaan laki-laki yang paling dibutuhkan. Sehingga ada teman saya yang perempuan nilainya tinggi tapi nggak lulus karena kuota untuk perempuan waktu itu ternyata hanya lima orang. Jadi memang yang perempuan agak perlu berjuang kalau mau lulus berarti nilainya harus  masuk lima besar.

Fiuuuh panjang juga ya, itu sekelumit pengalaman saya ketika mengikuti tes CPNS KEMENKUMHAM tahun 2012. Kalau nanti ada pembukaan tes, tentu ada perubahan dari pengalaman saya 5 tahun lalu. Dari tulisan panjang di atas adalah, saya lulus dengan usaha dan do'a, bukan dengan sogokan dan tarif seperti rahasia umum yang sudah banyak beredar kalau mau jadi PNS itu harus bayar. Buktinya saya nggak ada satupun keluarga di Kemenkumham, kecuali setelah saya lulus baru ketemu jodoh satu profesi hehe. Intinya setiap orang punya kemampuannya masing-masing, kalau kamu mampu insyaAllah lulus. 

Kalau ada pertanyaan lebih lanjut silahkan tinggalkan komentar atau email di dudukpalingdepan@gmail.com

DISCLAIMER : saya hanya staff biasa, tidak memegang kedudukan tertentu dan bukan pula anak pejabat. Saya hanya berbagi pengalaman, jadi saya akan menjawab pertanyaan based on my experience only.  Untuk masalah teknis tertentu mohon maaf jika saya tidak bisa menjawabnya.

4 comments:

  1. Denger denger polsuspas ada pembukaan tahun ini mba.apakah bener tu?pengen jg deh jadu polsuspas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum tahu juga, ntar kalau ada dishare disini ya. ^^

      Delete
  2. Saya entah kenapa ngak niat jadi PNS hehehe, tapi nanti saya share ke temen deh mbak infonya. Thanks for sharing ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba gpp, setiap orang kan punya passionnya masing-masing. makasih juga sudah mampir ^_^

      Delete

Jangan cuma bisa ninggalin kenangan, tinggalin komentar juga dong ^_^

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS